Teknopreneur.com – Minggu ini dikabarkan Uber telah mendirikan tempat penelitian mobil tanpa pengemudi yang berkerjasama dengan Carniege Mellon, sementara Google dirumorkan sedang menyelidiki ride-sharing dengan menggunakan mobil tanpa pengemudi miliknya sendiri.

Dilansir dari The Verge (03/02) sekilas banyak yang berspekulasi keduanya akan saling bersaing, namun dengan cepat Google menanggapi mereka tidak bersaing dan malah Google menggunakan Uber tiap waktu.

Pada tahun 2007, Google berprioritas pada mobil tanpa pengemudi miliknya dimana masih dalam proses penelitian dan proses pembuatan kebijakan. Dan betapa banyak pekerjaan yang harus dilakukan Google untuk menjadikan teknologi ini layak. Teknologi Mobil Google ini masih belum bisa menangani cuaca buruk, berjalan dengan cepat, membuat keputusan seperti manusia demi keamanan, ditambah lingkungan perkotaan yang sangat merepotkan dibandingkan jalan rayanya sendiri.

Menurut Uber mobil tanpa pengemudi milik Google tidak akan berkuasa dalam skala yang luas sampai tahun 2020.  Sementara itu pembuat mobil, Uber, dan regulator membutuhkan banyak bantuan untuk mendapat jawaban bagaimana semua ini bekerja nantinya.

 

Penulis: Aswin