Teknopreneur.com – Smartphone seri Android One, memang sudah hadir di Indonesia sejak tahun lalu. Akan tetapi, Android One  bukan hanya milik satu brand saja, melainkan juga merek lainnya, seperti Evercoss, Mito, dan Nexian, dengan perbandingan harga yang tak jauh berbeda.

Berdasarkan data Statista pada Oktober tahun 2014, tercatat Andorid dengan OS Jelly Bean 4.1 memiliki pangsa pasar 25,1% atau lebih tinggi dibanding OS terbaru Andorid KitKat 4.4 yang hanya 24,5%. Kemudian yang jadi pertanyaan adalah apakah Android dengan OS Lollipop bisa mengalahkan pasar smartphone dengan OS Jelly Bean?

Melihat Kondisi tersebut, produsen smartphone lokal, Evercoss seakan ikut mencoba peruntungan dengan menggandeng Google untuk membuat smartphone yang dilengkapi dengan OS Android Lollipop 5.1, yakni Android One X.

Menanggapi hal itu, Chief Marketing Evercoss, Janto Djojo menyatakan optimis dengan produk teranyarnya tersebut. Sayangnya ia tidak bisa memperkirakan berapa banyak unit yang akan terjual di pasar nantinya.

Dirinya pun mengungkapkan, strategi kita dalam memasarkan produk terbaru ini, kami menggaet Lazada sebagai supplier dengan jumlah 3.000 unit yang dipasok serta kisaran harga Rp1 juta-an, karena memang ditujukan untuk kalangan menengah ke bawah (low-end user) sebagai pasar yang besar di Indonesia. “Tujuannya adalah untuk mengetahui animo masyarakat, kalau besar ya kita pasok lagi,”ujarnya dalam acara perkenalan Evercoss One X, Jakarta Kamis (5/2).

Dirinya pun tak menampik, produk unggulannya ini akan dipasarkan juga ke luar negeri. Menurutnya, “Dalam menjual produk kami, keuntungan bukanlah hal utama, melainkan jumlah unit yang bisa dijual di pasaran serta bagaimana brand-nya tersebut dapat dikenal baik oleh masyarakat.”