Teknopreneur.com – Kini peristiwa gadget yang tiba-tiba terbakar tidak akan terjadi lagi. Sekelompok Tim Peneliti dari Universitas Michigan telah menciptakan baterai lithium-ion jenis baru dengan berbahan fiber Kevlar, yang bisa mencegah pembakaran, dan juga bisa menyimpan tenaga lebih banyak dengan bentuknya yang kecil. Baterai ini akan diproduksi secara masal pada kuartal keempat tahun 2016.

Dikutip dari Fox News (02/02) Kevlar yang lebih dikenal sebagai bahan anti peluru memiliki bahan yang tahan panas dan seratnya kuat. Peneliti dari Michigan menggunakan Kevlar untuk membuat sebuah membran tipis dengan lubang yang cukup lebar untuk lithium-ion lewat supaya bisa diisi ulang, tetapi cukup kecil untuk mencegah atom saling menempel dan merubah struktur menjadi mirip pakis, yang biasa disebut dendrit.

Tiga puluh perusahaan yang tidak mau disebutkan namanya telah meminta sample baterai Kevlar, yang diharapkan kita dapat melihat teknologi ini ada didalam berbagai jenis device nantinya.

 

Penulis: Aswin