Teknopreneur.com- Apa yang paling dikakutkan penumpang saat menaiki pesawat? Salah satunya adalah kebakaran. Hal ini yang kemudian dilakukan oleh sebuah startup  dari Amerika berencana untuk meluncurkan produksi massal teknologi baterai baru, yang dikembangkan di University of Michigan, yang bisa memecahkan permasalahan di industri penerbangan, dilansir dari usatoday.com.

Elegus Technologies, sang startup mengatakan telah mencapai terobosan dengan mengembangkan sebuah teknologi dari nanofibers Kevlar, yang akan mencegah aliran yang tidak diinginkan dari arus listrik dalam baterai lithium-ion. Perusahaan berencana untuk meluncurkan manufaktur secepat kuartal keempat 2016.

Inovasi ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kebakaran di pesawat. Elegus mengatakan bahwa 30 klien potensial telah meminta sampel dari teknologi, yang bertujuan untuk membuat baterai canggih yang lebih aman.bahan berupa Kevlar bertindak sebagai insulator dalam teknologi Elegus, memblokir elektroda dari korslet.

“Fitur khusus dari bahan ini kita bisa membuatnya sangat tipis, sehingga kami bisa mendapatkan lebih banyak energi ke dalam ukuran sel baterai yang sama, atau kita bisa mengecilkan ukuran sel,” kata Dan VanderLey, yang ikut mendirikan Elegus

“Kami telah melihat banyak minat dari orang-orang yang mencari untuk membuat produk lebih tipis,” tambahnya.

Terobosan ini, yang juga mendapatkan dana penelitian dari National Science Foundation menandai kemajuan teknologi kedua yang signifikan untuk baterai yang diciptakan oleh startup.