Teknopreneur.com – Tidak dapat dipungkiri, kebutuhan masyarakat akan konektivitas semakin hari kian tumbuh. Internet yang semakin cepat tentunya akan menunjang mobilitas yang terjadi di seluruh Nusantara, baik itu untuk kebutuhan seluler maupun untuk keperluan lainnya.

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyatakan rencananya untuk mempercepat implementasi siaran tv digital agar bisa cepat-cepat dimanfaatkan untuk akses pita lebar nirkabel berbasis seluler 4G LTE. Hal itu, seperti yang disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bertempat di DPR, selasa kemarin.

“Sekarang kita sudah ada 8 multiplexer untuk siaran digital. Jika 700 MHz dibebaskan, jadi bisa cepat dikembalikan ke broadband,”katanya. Seperti yang diketahui, deadline untuk migrasi TV digital itu sebelumnya ditargetkan rampung pada 2018 mendatang.

Menurut Rudiantara, jika TV digital bisa dipercepat, maka ekspansi broadband seluler bisa lebih cepat penetrasinya. “Frekuensi yang bisa digunakan itu 2×45 MHz, itu bisa untuk dua operator untuk gelar LTE,”ujarnya.

Sementara, menurut anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Riant Nugroho seharusnya migrasi bisa dipercepat agar kelar dua tahun lebih cepat.

Dirinya pun mengungkapkan,“Harusnya bisa kelar 2016, tapi tergantung industri penyiaran bersedia atau tidak. KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) saja masih bermasalah dan tak bertemu dengan BRTI.”