Teknopreneur.com – Ponsel 4G diluaran sana mungkin sudah banyak beredar, yang baru dan akan berkembang nantinya di Indonesia. Melihat kondisi tersebut, pemerintah tidak tinggal diam, untuk membiarkan ponsel 4G dari luar masuk begitu saja ke Tanah Air.

Dikarenakan pemerintah akan memastikan, dengan tegas menolak masuknya ponsel 4G ke Indonesia mulai 1 Januari 2017 mendatang, demi melindungi kepentingan industri dalam negeri. Hal tersebut seperti yang dikutip dari laman resmi Kominfo, Jumat (30/1).

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan ditolaknya ponsel 4G masuk ke Indonesia tanpa tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tengah dalam pembahasan serius antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Pemerintah tak mau bisnis 4G nantinya hanya bisa dinikmati asing,”katanya di sela-sela acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI pada Selasa kemarin. Lebih lanjut ia menuturkan, mulai dari perangkat jaringan hingga smartphone yang dijual di Indonesia, wajib memiliki kandungan lokal.

“Mulai 1 Januari 2017, handset pelanggan harus memenuhi TKDN minimal 40 persen. Sedangkan perangkat jaringan sekitar 30 persen,”ujarnya. Dirinya pun menyatakan, untuk itu kebijakan tersebut membuat para produsen asing mau tak mau harus menggunakan komponen lokal agar bisa tetap berjualan.

“Nanti, semua smartphone dan tablet 4G harus memenuhi syarat kandungan lokal 40 persen. Kalau sekarang masih bebas. Akan tetapi, begitu aturan ini sudah diterapkan kita akan tegas. Kalau tidak bisa penuhi syarat, ya nggak boleh jualan di Indonesia,”ungkapnya.