Teknopreneur.com- Kemarin, ratusan juta orang di seluruh dunia tidak dapat menggunakan Facebook dan Instagram sekitar kurang lebih satu jam. Kedua situs, yang memiliki total pengguna 1.5 miliar, muncul dengan pesan error di Amerika Serikat, Eropa dan Asia untuk sekitar satu jam. Pemadaman media sosial juga mempengaruhi aplikasi mobile Tinder, serta AOL Instant Messenger dan Hipchat.

Facebook, yang juga memiliki Instagram, membantah kabar hack itu, dan menyalahkan pemadaman pada perubahan yang mempengaruhi sistem konfigurasi mereka.

Awalnya, ada klaim bahwa pemadaman itu dipengaruhi oleh badai salju parah di pantai timur Amerika yang mungkin telah mengganggu server mereka. Facebook juga menjelaskan bahwa mereka sedang bekerja untuk menormalkan kembali situsnya secepat mungkin. Twitter juga melakukan hal yang sama, menjelaskan dalam sebuah postingan. “Kami menyadari outage mempengaruhi Instagram dan bekerja pada memperbaiki. Terima kasih atas kesabaran Anda.”

Seorang juru bicara kemudian menambahkan “Sebelumnya hari ini banyak orang mengalami kesulitan mengakses Facebook dan Instagram. Ini bukan hasil dari serangan pihak ketiga melainkan terjadi setelah kami memperkenalkan perubahan yang mempengaruhi sistem konfigurasi kita. Namun, kurang dari 30 menit ke shutdown, kelompok hacker yang dikenal sebagai Lizard Squad mengaku bertanggung jawab atas pemadaman tersebut.

Lizard Squad adalah sekelompok hacker yang telah menyebabkan kekacauan di dunia online sebelumnya, mengambil kredit untuk serangan yang menurunkan Sony PlayStation Network dan jaringan Microsoft Xbox Live bulan lalu.

Dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live, salah satu hacker kelompok, yang menyebut dirinya ‘salah satu anggota’, mengatakan ia menikmati mengidentifikasi kelemahan dalam keamanan web perusahaan global. Dia bahkan menambahkan bahwa perusahaan global dengan tim teknisi harus mampu melindungi keamanan jaringan mereka dari hacker.

Pada bulan Agustus, Lizard Squad juga men-tweet ke ke American Airlines yang isinya adalah mungkin ada bahan peledak di pesawat yang membawa presiden Sony Online Entertainment. Dua hari lalu, hacker ini mengaku telah menargetkan The Malaysia Airlines website, dan meninggalkan pesan ‘404 Plane Not Found’. Ketika pengguna log on ke situs maskapai nasional Malaysia, maka akan muncul gambar kadal bertopi yangmengenakan tuksedo dan pipa rokok.

 

Foto: mix1023.com.au