Teknopreneur.com- Alibaba bisa membuat tawaran untuk membeli Yahoo sebagai bagian dari perombakan yang lebih luas dari hubungan antara 2 perusahaan internet ini, seperti yang dilansir dari Forbes. tapi masalah ini rupanya tidak sesederhana itu, kemungkinan akan ada masalah-masalah pribadi dan lainnya yang akhirnya dapat menghambat kesepakatan tersebut.

Belakangan ini, banyak yang berpendapat tentang kemungkinan kesepakatan yang jauh lebih menarik yang melibatkan hubungan antara e-Commerce raksasa dengan Yahoo. Dalam hubungan ini, mungkin saja memang ada perubahan-perubahan besar yang akan terjadi sejak satu dekade lalu, mereka memutuskan untu bermitra. Ada pula yang berspekulasi bahwa Alibaba bisa membuat tawaran untuk Yahoo pada tahun depan karena berusaha untuk go global.

Alibaba telah menjadi tokoh pemberitaan utama hampir tanpa henti sejak September lalu, ketika mengangkat rekor US$25 miliar dalam New York IPO yang membuatnya menjadi salah satu perusahaan internet yang paling berharga di dunia. Banyak berita sejak itu tentang Alibaba,  dan sepertinya Alibaba mencoba untuk menunjukkan kepada dunia tentang prestasinya, tak kalah dari nama beken lainnya seperti Amazon dan Twitter.

Minggu ini, terdengar kabar bahwa Alibaba sedang membicarakan untuk membeli saham di New China Life, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka, dalam sebuah kesepakatan yang mungkin akan bernilai lebih dari US$ 1 miliar. Jumlah tersebut bisa dikatakan kecil bagi Alibaba, yang memiliki simpanan danai tunai hampir US$ 18 miliar serta akses mudah ke kredit hingga miliaran.

Namun laporan yang lebih mengejutkan lagi adalah, bahwa ada spekulasi bahwa Alibaba bisa membuat tawaran untuk mantan mitra strategis Yahoo akhir tahun ini. Untuk jawaban ini, kita harus menunggu hingga 27 Januari nanti, ketika Chief Executive Yahoo, Marissa Mayer akan mengumumkan rencana perusahaannya ke depan. Yahoo awalnya dibayar US$ 1 miliar, dimana ini menjadi 40% saham dari Alibaba. Sejak itu, Yahoo telah menjual beberapa sahamnya, tetapi Alibaba masih merupakan pemegang saham utama.

Sejak membentuk aliansi pertama mereka pada tahun 2005, 2 perusahaan ini telah memiliki arah yang berlawanan, dan Alibaba sekarang memiliki nilai pasar 5 kali lebih beear dari Yahoo saat ini, sekitar US$ 46 miliar. Terlebih lagi, sebagian besar dari nilai yang dimiliki Yahoo saat ini berasal dari 384 juta lembar saham Alibaba, yang bernilai sekitar US440 miliar. Tanpa saham Alibaba, bisa dikatakan Yahoo akan menjadi perusahaan yang jauh lebih kecil dari segi nilai pasar.

Fakta ini menimbulkan prospek menarik, setidaknya ada tiga pilihan dalam hal ini. Pertama, apakah Alibaba akan benar-benar mengakuisisi Yahoo. Pembelian Alibaba atas Yahoo memang dinyatakan sebagai pilihan yang logis, karena 2 perusahaan ini akan saling melengkapi dan kesepakatan tersebut akan menyediakan platform utama untuk Alibaba, agar segera hadir di AS dan pasar global lainnya.

Atau kemungkinan lainnya adalah pasangan Yahoo lainnya, yaitu Softbank bisa pula memberikan tawaran yang sama pada Yahoo. Dan kemungkinan ketiga yaitu mungkin saja Yahoo tetap ingin berdiri secara independen. Jadi, apa ya kira-kira yang akan terjadi selanjutnya?

 

Foto: usatoday.com