Teknopreneur.com – Bisnis Automatic Identification and Data Capture (AIDC) atau Automatic Identification (Auto ID) berkembang pesat selama puluhan terakhir di Indonesia.

AIDC merupakan teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari individu, obyek, gambar, atau suara tanpa manual data entry. Sistem ini biasanya digunakan untuk inventory, delivery, aset, keamanan, dan dokumen.

PT Harrisma Informatika Jaya sebagai salah satu distributor IT dan AIDC terbesar di Indonesia telah mengembangkan bisnis tersebut sejak 1986. Sejumlah brand IT ternama sudah bergabung untuk melebarkan bisnis mereka di Indonesia, diantaranya yaitu Lenovo, Apple, Motorola, Brother, Panasonic, Honeywell, dan NEC.

Jaya Yansen Setiawan selaku Presiden Direktur PT Harrisma Informatika Jaya menjelaskan industri AIDC akan terus berkembang dan di Indonesia potensi ini sangat besar, dilihat dari tingginya pertumbuhan industri retail, kehadiran sejumlah convenience store baru, dan food beverage atau restoran membuka peluang bagi Harrisma mereka akan menggunakan AIDC untuk membantu bisnis mereka. Seperti industri retail yang membutuhkan barcode dan POS machine, atau restoran, rumah sakit, dan manufaktur juga membutuhkan AIDC.

Harrisma selama 28 tahun terakhir bersama sejumlah brand IT besar sudah mendistribusikan sejumlah produk mulai dari printer, scanner, networking,  barcode scanner, mobile computing, dan POS Machine di Indonesia.

Pada 2013 Harrisma mencatat kenaikan total penjualan sebesar 40% dari 2012, dan menghasilkan total penghasilan sebesar US$95 juta atau setara dengan Rp. 34 triliun. Melihat prospek industri yang berkembang saat ini, Harrisma optimis perusahaan akan mencapai peningkatan pendapatan dan penjualan yang besar di tahun 2015.

 

Penulis: Aswin