Teknopreneur.com – Bukan hal yang baru tentunya bagi para penggemar Facebook, jika melihat news feed muncul sebuah update yang tidak jelas bahkan terkesan hanya omong kosong belaka. Untuk itu, saat ini perusahaan sedang proaktif untuk mengurangi visibilitas news Feed dari hoax.

Banyak yang menduga bahwa Facebook sendiri lah yang telah mengambil alih kepemilikan akun beserta konten dari berita Hoax tersebut. hal tersebut, seperti yang dikutip dari laman TechCrunch, Selasa, (20/1).

Inilah yang membuat Facebook merasa perlu untuk menyaring berita Hoax dari akun yag tidak jelas yang dianggap mengganggu para penggunanya. Saat ini perusahaan juga tengah melakukan penelitian tentang bagaimana meme dapat menyebar luas di news feed.

Tak tanggung-tanggung, Facebook pun segera mengoptimalkan lagi skala algoritma ke sosial medianya, serta kemampuan untuk menghapus posting secara otomatis setelah dibagikan kepada teman-temanya. Namun, Facebook tidak akan menggunakan jasa manusia dalam menilai akurasi berita yang di-posting.

Pastinya banyak pengguna yang sudah jengkel dengan postingan yang isinya hanya berita bohong, seperti posting pemasaran, game, atau bahkan iklan. Perusahaan akan meberikan sanksi kepada para pemeilik akun yang tidak jelas.  Facebook mengatakan bahwa kehadiran berita Hoax telah mengurangi jumlah pengguna Facebok, yang tentunya merupakan masalah bagi bisnis perusahaan.

Itulah sebabnya Facebook membersihkan news feed dari semua jenis posting yang berbau kebohongan, sehingga akan ada pembatasnya. Perusahaan pun menyatakan, dengan menghapus berita hoax tersebut akan ada lebih banyak lagi ruang yang tersedia untuk hal-hal yang lebih baik.