Teknopreneur.com- Peneliti asal Jerman telah menciptakan sepasang sepatu yang dapat menghasilkan tenaga listrik dari energi yang dikeluarkan pemakainya saat berjalan dan berlari, dikutip dari BBC. Teknologi ini dapat digunakan untuk daya sensor elektronik dan dapat dipakai tanpa perlu baterai.

Sepatu ini terdiri dari dua bagian, yakni shock harvester yang menghasilkan listrik ketika bagian tumit menyentuh tanah serta swing harvester yang menghasilkan listrik ketika kaki diayunkan.

Rincian dari penemuan ini dijelaskan di jurnal Smart Materials and Structures.

Cara kerja sepatu pemanen tenaga listrik ini cukup sederhana. Perangkat yang terdiri dari beberapa batang magnet yang ditempeli kumparan tembaga dimasukkan ke dalam sol sepatu. Ketika pengguna sepatu berjalan, medan magnet yang bergerak melewati kumparan akan menginduksi tegangan dan menghasilkan arus listrik.

Listrik yang dihasilkan berskala kecil – dengan output maksimal sebesar tiga hingga empat milliWatt (mW). Jumlah itu tidak cukup mengisi daya ponsel pintar yang memerlukan 2.000 mW. Namun jumlah tersebut cukup untuk memberi daya kepada sensor dan pemancar kecil, dan dapat membuka jalan untuk berbagai aplikasi baru.

“Kami telah mencoba memberi daya kepada pemancar nirkabel (wireless) dan sensor,” kata Klevis Ylli dari HSG-IMIT, dari pusat penelitian di Villingen-Schwenningen, Jerman.

Salah satu aplikasi dari perangkat ini yang sedang mereka kembangkan adalah navigasi dalam ruangan. Sensor dalam sepatu tersebut akan mengukur akselerasi dan kecepatan putar di kaki, serta medan magnet.

“Dari data sensor tersebut, Anda dapat mengukur jarak dan arah berjalan Anda. Jadi bayangkan sebuah unit penyelamatan penyelamatan berjalan ke sebuah bangunan yang mereka tidak tahu. Namun kemudian mereka bisa melacak ke mana merekaakan  pergi melalui perangkat genggam mereka,” tambah Ylli