Teknopreneur.com- Glass Gem Corn, atau sebut saja jagung pelangi jagung telah menjadi sensasi internet di tahun 2012 ketika foto tongkol jagung itu diposting ke Facebook. Sejak itu, perusahaan yang berbasis di Arizona yang menjual benih langka (SEARCH) berusaha untuk  memenuhi permintaan yang tinggi dari konsumen.

Sebuah halaman Facebook yang ditujukan untuk Glass Gem corn memungkinkan petani untuk berbagi gambar jagung tersebut saat ini saja sudah memiliki 7.030 orang yang menyukainya.

Tapi bagaiman cerita di balik Glass Gem Corn? Ini dimulai dengan satu orang yaitu Carl Barnes, yang ingin mencari tahu riwayat asli Amerika-nya dilansir dari businessinsider.com. Sejarah sebagian besar penemuan itu, diceritakan kembali oleh anak didiknya, Greg Schoen pada tahun 2012, ketika jagung mendapat perhatian nasional di sana.

Kisah Glass Gem dimulai dengan petani Oklahoma bernama Carl Barnes menemukan varietas jagung tua sebagai cara untuk berhubungan kembali dengan warisan.

Dalam varietas jagung tua ini, Barnes mampu mengisolasi varietas yang telah hilang dari suku asli Amerika ketika mereka pindah ke tempat yang sekarang yaitu Oklahoma pada 1800-an. Hal ini menyebabkan pertukaran benih jagung kuno dengan benih jagung baru. Seiring waktu, hal ini mengakibatkan berwarna pelangi jagung.

Seorang rekan petani, Greg Schoen, bertemu Barnes pada tahun 1994 di Oklahoma. Schoen terpesona melihat varietas jagung tersebut. Pada tahun berikutnya, Barnes memberikan Schoen beberapa benih pelangi, kemudian ia pun menanamnya di musim panas kala itu.

Pada awalnya, Schoen hanya memiliki sejumlah kecil jenis jagung berwarna-warni di New Mexico, di mana ia pindah pada tahun 1999. Pada tahun 2005, Schoen mulai membuat plot yang lebih besar dari jagung pelangi dekat Sante Fe, bersama varietas yang lebih tradisional.

Ketika pelangi jagung dicampur dengan varietas tradisional itu menciptakan strain baru. Setiap tahun jagung menampilkan warna yang lebih hidup dan pola hidup yang baik. Hingga pada tahun 2009, Schoen bertemu dengan Bill McDorman, yang dimiliki perusahaan benih Arizona disebut Benih Trust, dan kini Glass Gem bisa dibeli secara online.

Apa rasa jagung ini?

Tidak seperti jagung manis, Glass Gem umumnya tidak dianjurkan untuk memakannya langsung setelah di rebus karena mengandung kandungan tepung yang banyak. Kebanyakan orang menggiling menjadi tepung jagung dan menggunakannya dalam tortilla atau bubur jagung. Ia juga dapat digunakan untuk membuat popcorn (meskipun tidak berwarna pelangi lagi). Dan untuk alasan yang jelas, Glass Gem tentu saja sangat cantik dijadikan hiasan di sebuah rumah. Dan jika ia di tanam di kebun sebagai tanaman hias, biarsiaplah membuat orang lain terkejut dan terkagum-kagum.

Lihat bukan bahwa sebuah inovasi pemuliaan tanaman dapat menciptakan daya tarik untuk membeli juga peningkatan harga yang signifikan. Bandingkan saja harganya 1 benih Glass Gem dihargai US$5 sementara jagung biasa hanya US$0,015 per benih. Beda jauh bukan?