Teknopreneur.com – Pernah Anda membayangkan naik mobil tanpa harus menyetir, dimana Anda tinggal memprogram kendaraan tersebut untuk sampai ke tempat yang ingin dituju? Hal itulah yang sedang dilakukan oleh beberapa produsen mobil di dunia. Bahkan, Raksasa mesin pencari, Google Inc terlihat amat tergiur untuk memasuki pasar otomasi mobil yang disebut dengan self-driving.

Google seakan bergerak cepat dan mulai berdiskusi dengan para produsen mobil top dunia untuk membentuk sebuah tim, dalam rangka mempercepat pembuatan mobil self-driving. Direktur Proyek Self-Driving Google, Chris Urmson juga sepakat dan memperkirakan sistem otomasi mobil tersebut bakal masuk ke pasar global pada tahun 2020.

Hal tersebut, seperti yang dikutip dari laman Reuters, Rabu (13/1). “Kami tidak main-main membicarakan hal itu dengan para produsen mobil besar dunia. Mereka punya banyak peluang untuk menawarkan proyek tersebut,”katanya.

Sementara, perusahaan yang terlibat dalam proyek self-driving dengan Google antara lain General Motors Co, Ford Motor Co, Toyota Motor Corp, Daimler AG dan Volkswagen AG. Lebih lanjut, ia pun mengungkapkan,“Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan sebuah produk yang memuaskan.”

Google sendiri belum menentukan model bisnis untuk proyek kendaraan self-driving itu apakah ikut memproduksi atau lebih sebagai penyedia sistem dan perangkat lunaknya saja. Mobil prototipe self-driving Google dikabarkan akan dibangun di wilayah –perbatasan Amerika Serikat dengan Kanada—Detroit, serta dikerjakan oleh teknisi dan manufaktur dari perusahaan otomasi, Roush.

Dalam pernyataan pada Automotive News World Congress, CEO Tesla Motor, Elon Musk berharap adanya kebijakan yang jelas mengenai mobil self-driving. Eksekutif proyek self-driving juga menyatakan “Ini akan menjadi revolusi dalam dunia transportasi, bahkan bisa menjadi alternatif bagi orang yang tidak dapat melihat ataupun kaum disabilitas untuk bisa mengemudi sendiri.”