Teknopreneur.com – Baru-baru ini perusahaan pembuat smartphone asal negeri gingseng, Samsung ditawarkan untuk membeli saham Blackberry. Hal itu, lantaran dikabarkan saham Blackberry yang kian merosot sebesar 15% sejak Rabu kemarin.

Maka dari itu, Blackberry pun dikabarkan mencoba mendekati Samsung dan menawarkan sahamnya sebesar US$7,5 miliar. Samsung pun seakan tergiur dengan bujuk rayu, dan mulai berani menawar harga dengan nilai US$13,35 hingga US$15,49 per lembar saham.

Hal tersebut seperti yang dikutip dari laman Reuters, Kamis (15/1). Berita itu pun, semakin berhembus kencang ketika dikabarkan kedua belah pihak telah mengirim perwakilan untuk membahas transaksi pembelian saham.

Perusahaan yang berbasis di Ontario, Kanada,  The Waterloo menyatakan bahwa “Kami tidak terlibat secara langsung dalam diskusi Samsung dengan Balckberry yang mungkin membahas perihal tawaran pembelian saham tersebut. Saham BlackBerry pun seketika melonjak hampir 30% setelah rumor akusisi kedua perusahaan tersebut mencuat ke permukaan.”

Samsung pun seakan membantah kabar tersebut dan mengatakan kepada Reuters bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk mengakuisisi Blackberry. Salah seorang juru bicara perusahaan menyatakan,“Kabar dari para media mengenai akuisisi tidaklah beralasan.”

Sementara itu, menurut surat kabar Kanada, Globe and Mail report dalam beberapa bulan terakhir BlackBerry telah menolak tawaran dari beberapa investor yang memungkinkan kepemilikan saham yang lebih besar ketimbang mengakuisisi. Hal itu, juga dikarenakan beberapa tawaran lebih lebih rendah dari nilai yang ditawarkan.