Teknopreneur.com- Lollipop diumumkan pada bulan Juni 2014 dengan source code dirilis pada 3 November 2014, dan telah tersedia di 12 November 2014 (untuk sejumlah perangkat Google Nexus). Sejak itu, Samsung telah memulai versi  Android 5.0 ini di Eropa Tengah. Motorola dan LG sudah memulainya ke perangkat kunci, dan Sony telah berjanji untuk memulai pembaruan Xperia lini selama 2015.

Namun, hingga awal Januari lalu dilaporkan versi Android ini tidak mencapai pangsa 0,1%. Sementara Android 4.4 Kitkat sekarang merupakan versi paling populer dari Android, dengan 39,1% dari semua perangkat yang terhubung ke Google Play Store sejak 5 Januari 2015. Secara historis, Kitkat mencapai pangsa 1,1% dalam waktu empat minggu dari rilis dalam jangka waktu yang sama di akhir tahun 2013.

Mengapa Lollipop tidak mencapaipangsa 0,1%? Forbes melansir hal ini dikarenakan setiap versi Android dari Google tidak memiliki hubungan langsung dengan OS pelanggan. Sehingga setiap versi baru dari OS tersebut harus diteruskan ke produsen, yang kemudian menyesuaikan untuk setiap handset dan individu SKU dari handset tersebut, yang kemudian diteruskan ke jaringan untuk pengujian dan sertifikasi, dan kemudian sistem untuk mendorong  sebuah update bagi pelanngan.

Bagi produsen, butuh waktu lebih banyak untuk beradaptasi antara aplikasi mereka sendiri dengan desainbaru dari Google ini, yang akhirnya juga mempengaruhi dana anggaran perusahaan.

Terlepas dari buruknya angka pangsa pasar Lollipop, Google sebenarnya telah menghabiskanbegitu banyak waktu dan momentum untuk mendorong inovasi dari sistem operasi baru.  Sepertinya Google harus bersabar sejenak, karena kemungkinan Android Lollipop mulai muncul dalam jumlah yang cukup wajar selama Q1 dan Q2 2015.

Foto: gizmodo.com