Teknopreneur.com- Pernah memperhatikan tren pelanggan seluler dunia? ITU World Telecommunication dalam laporan di tahun 2014 mencatat bahwa tingkat pertumbuhan mobile seluler di dunia sebenarnya telah mencapai tingkat terendah. Kenapa? Fakta ini muncul karena   pertumbuhan pasar di dunia menunjukkan tingkat kejenuhan yaitu tumbuh hanya 2,6% secara global.

Negara yang paling banyak menyumbang peningkatan jumlah pelanggan adalah negara berkembang. Di negara berkembang penetrasi penggunaan seluler terus tumbuh dua kali lipat dibanding negara-negara maju (3,1% dibandingkan dengan 1,5%).

Hal ini juga terjadi di Indonesia sebagai negara berkembang. Senada dengan Laporan ITU menurut World Bank, sejak tahun 2011 penetrasi seluler di Indonesia telah melompat melebihi angka 100%, tahun 2013 saja angkanya telah mencapai 122%.

Dalam laporan ITU kawasan yang paling berpotensi dengan pertumbuhan ponsel terkuat adalah Afrika dan Asia Pasifik. Penetrasi pelanggan mobile masing-masing di negara tersebut akan mencapai 69% dan 89% pada akhir 2014. Sementara tingkat penetrasi di negara-negara maju seperti Uni Soviet, Arab, Amerika dan Eropa telah mencapai titik jenuh dengan tingkat penetrasi sudah di atas 100% (sejak 2012) dan dinyatakan akan tumbuh kurang dari 2% hingga akhir tahun 2014.

 

Foto: www.bbmc-mediation.be