Teknopreneur.com – PLTN dikabarkan akan dibangun tahun depan di Provinsi Bangka Belitung, tepatnya di Bangka. Dibangunnya PLTN tentu saja ingin mengantisipasi krisis listrik yang akan diprediksikan terjadi kelak. PLTN ini akan dibangun dengan kapasitas 1000 MW. Meski begitu, timbulah pertanyaan apakah nantinya dengan dibangunnya PLTN mampu menumbuhkan perekonomian di Indonesia?

Kepala BATAN, Djarot Sulistio mengatakan bahwa tidak menjamin itu sebagai indikator pertumbuhan ekonomi negeri dengan kapasitas sekarang ini. “Agak sulit menjawabnya kalau introduksi PLTN hanya 2 buah 10 tahun yang akan datang, itu kan hanya sekitar 2000 MW saja. Baru akan terasa kalau misalnya kita punya 20 PLTN, maka dapat diukur dari tingkat kestabilan pasokan listrik untuk industrialisasi,” katanya saat dihubungi teknopreneur.com, (Jumat, 9/1).

Di sisi lain, ia menyebutkan, saat ini sudah ada beberapa konsorsium yang menawarkan kesediaannya membangun PLTN tersebut. Di antaranya investor dari China, Jepang, dan Rusia. “Untuk konsorsium nasional kemungkinan ada, tapi kami belum lihat rencana detailnya,” kata dia.