Teknopreneur.com – Jika Anda menonton sebuah video di Youtube, dan melihat seorang Bill Gates sangat tertarik tentang isu-isu seputar sanitasi bagi pembangunan sosial ekonomi di negara berkembang. Dalam video berdurasi dua menit tersebut, terlihat orang terkaya di dunia itu pun bahkan tidak ragu untuk meminum air dari kotoran manusia yang telah melalui proses sanitasi oleh Perusahaan yang berbasis di Seattle, Janicki Bioenergi.

Hal tersebut, seperti yang dikutip dari laman Techcrunch, Selasa (6/1). Dalam sebuah posting di blog, Bill Gates menyatakan pembuangan limbah yang buruk telah mengakibatkan kematian terhadap ratusan ribu anak setiap tahunnya. 

“Jika kita dapat mengembangkan sanitasi yang aman untuk dikonsumsi, dimana bertujuan untuk memisahkan air dari kotoran manusia ataupun zat berbahaya dari limbah industri, tentunya kita bisa mencegah banyak kematian dan membantu anak-anak untuk tumbuh lebih sehat,” ujarnya.

The Bill & Melinda Gates Foundation mendukung proyek percontohan Janicki,  yang akan dilaksanakan di daerah Senegal akhir tahun ini. Distilasi ataupun sistem penyulingan air yang terdapat dalam teknologi Janicki terbilang sederhana, yakni dengan menguapkan air limbah (Kondensasi), sehingga air yang telah diuapkan tersebut menjadi lebih aman untuk dikonsumsi.

Sementara untuk sisa lumpur yang dipanaskan dalam mesin uap tersebut, dapat menghasilkan listrik untuk menjalankan generator. Namun,  pendiri Microsoft itupun menyadari akan adanya tantangan operasional dalam mengumpulkan air limbah yang akan dimurnikan tersebut.

Senior Program Officer The Bill & Melinda Gates Foundation, Doulaye Kone mengatakan,“Sistem yang biasa digunakan di negara maju tidak bisa begitu saja diadopsikan di negara-negara berkembang. Jadi  yang dibutuhkan untuk menjalankan program sanitasi tersebut masih menggunakan sistem yang sangat sederhana.”

Menurut Gates,  sistem sanitasi generasi berikutnya akan dirancang untuk menangani limbah dari 100.000 orang, yang dapat memproduksi hingga 86.000 liter air minum per hari serta menghasilkan listrik hingga 250 kw. Jika dimungkinkan dapat membantu tiap keluarga untuk memperoleh air bersih, tampaknya akan menjadi peluang usaha yang menjanjikan.