Teknopreneur.com- Wifi gratis? Anda setuju bahwa banyak orang Indonesia masih mengandalkan wifi gratis. Duduk berjam-jam di Starbucks atau di 7-Eleven untuk mengirim email atau hanya ingin bermedsos ria. Tapi apakah kalian menyadari bahwa wifi publik ini sangatlah tidak aman. Ketika Anda duduk dan menggunakan wifi publik, ada berbagai informasi tentang diri Anda yang bisa diakses oleh orang lain. Apalagi jika password yang digunakan sama pada akun-akun yang berbeda. Facebook, bank, email.
Troels Oerting, kepala pusat cybercrime Europol, mengatakan kepada BBC orang harus mengirim data pribadi saja melalui jaringan yang terpercaya. Dia mengatakan peringatan itu didorong oleh meningkatnya jumlah serangan yang dilakukan melalui wifi publik.

“Kami telah melihat peningkatan penyalahgunaan wifi, untuk mencuri informasi, identitas atau password dan uang dari pengguna yang menggunakan koneksi wifi publik. Kita harus mengajarkan pengguna bahwa mereka tidak harus membuka informasi sensitif jika menggunakan wifi publik.

Ada banyak cara untuk melindungi diri dari jenis-jenis serangan, tetapi kebanyakan orang tidak tahu bagaimana melindungi diri mereka sendiri. Banyak orang mengatakan, menggunakan VPN adalah metode yang sangat aman untuk melindungi diri sendiri. Kebanyakan website memiliki sistem keamanan untuk melindungi pengguna tetapi tetap saja ada orang yang bisa melewati itu dan masih mendapatkan informasi tentang Anda.

Namun, jika Anda tidak tahu bagaimana cara melindungi informasi-informasi penting tentang diri Anda, mungkin lebih baik Anda tidak memilih untuk menggunakan koneksi wifi publik, karena terkadang kita tidak menyadari bahwa ada orang-orang di luar sana yang ingin berbuat tidak baik seperti penipuan misalnya.

 

Foto: ibnlive.in.com