Teknopreneur.com – Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan kehadiran 4G akan mengakhiri yang namanya internet lelet di Indonesia.Dirinya pun menuturkan perlahan tapi pasti infrastruktur 4G di Indonesia terus dibangun demi menghadirkan layanan internet yang lebih baik.

Hal tersebut seperti yang dilansir dari laman resmi Kemkominfo, Senin (5/1). “Kalau kita tidak lakukan, kita akan lama mengejar broadband. Nanti internet leletnya berkepanjangan. Kita inginnya internet lelet segera habis,”katanya.

Pada tahun 2015, dirinya menjanjikan akan membuka izin 4G untuk frekuensi 1800 MHz bagi 4 (empat) operator, dengan tambahan Hutchison Tri. Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini harus dilakukan realokasi frekuensi dulu “kita sepakati dulu bagaimana realokasi frekuensi setelah itu kebijakannya bakal dikeluarkan pemerintah,”ujarnya.

Sebelumnya, di 900 MHz, layanan 4G untuk tiga operator yakni Telkomsel, XL dan Indosat cuma disokong dengan frekuensi 5 MHz, karena masih banyak pelanggan yang berada di 2G dan 3G. Alhasil, kecepatannya belum maksimal, karena lebar pita frekuensi ideal untuk 4G minimal 15 MHz atau 20 MHz.

Ia pun menerangkan, pada kuartal pertama ini pemerintah akan mengeluarkan kebijakan 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz. “Sementara untuk eksekusinya tergantung kepada kecepatan operator melakukan realokasi. Masing-masing operator kan berbeda posisinya,”ucapnya.

Sedangkan, di spektrum 1.800 MHz frekuensi yang tersedia mencapai 75 MHz, dimana Telkomsel menguasai 22,5 MHz, Indosat 20 MHz, XL 22,5 MHz, dan sisanya Tri dengan 10 MHz. Namun sungguh disayangkan, blok frekuensi itu tidak berjalan secara berdampingan dan masih terpisah-pisah.