Teknopreneur.com- Ada saja hal menarik yang ingin diketahui dari seorang CEO Facebook, siapa lagi kalau bukan Mark Zuckerberg.  Selain menciptakan jaringan sosial terbesar di dunia, Mark Zuckerberg dikenal sebagai seseorang yang memiliki resolusi tahun baru yang ambisius.

Lihatlah apa yang ia lakukan. Dalam beberapa tahun terakhir, Zuckerberg belajar bagaimana berbicara Mandarin, bertemu orang baru yang tidak bekerja di Facebook setiap hari, menulis catatan terima kasih setiap hari, menjadi vegetarian (kecuali hewan yang ia bunuh sendiri) dan memakai dasi setiap hari. Lalu kira-kira apa ya resolusinya tahun ini?

Tahun ini, seperti yang dikutip melalui forbes.com Mark Zuckerberg mendapatkan saran dari Cynthia Greco, kepala pemasaran di UCP of South Central PA bahwa ia harus membaca sebuah buku baru setiap bulan yang dipilih oleh orang lain. Zuckerberg mengatakan ia menyukai ide itu, tetapi memutuskan untuk membaca buku baru setiap minggu dengan penekanan pada belajar tentang budaya yang berbeda, keyakinan dan sejarah.

“Saya senang dengan tantangan bacaan saya. Saya telah menemukan buku bacaan yang sangat memuaskan. Buku memungkinkan Anda untuk sepenuhnya mengeksplorasi topik dan membenamkan diri dalam cara yang lebih daripada kebanyakan media saat ini,” kata Zuckerberg.

Selain itu, Zuckerberg juga membuat Halaman Facebook yang disebut “A Year of Books” sehingga orang-orang dapat mengikuti tantangan dari kegiatan itu dan membaca buku-buku yang sama seperti yang ia lakukan. Zuckerberg meminta pengguna untuk berpartisipasi dalam diskusi jika mereka benar-benar membaca buku. Dan ternyata, lebih dari 163.000 pengguna Facebook telah menyukai halaman “A Year of Books”

Buku pertama yang dipilih Zuckerberg di tahun ini adalah The End of Power by Moisés Naim. Bercerita  tentang bagaimana dunia telah bergeser dengan memberikan lebih banyak kekuatan untuk individu, yang dulu dipegang oleh instansi pemerintah dan militer. Berkat pengumumannya Zuckerberg  ini, edisi paperback The End of Power sementara kehabisan stok di Amazon.com.

Beberapa pengguna Facebook juga ikut memeberikan saran padanya, seperti mendonasikan penghasilannya untuk membantu orang yang membutuhkan. Dan  Zuckerberg mengaku berniat untuk terus melakukan kegiatan  filantropis-nya ini.

Sebagai informasi, September 2010, Zuckerberg dan Priscilla Chan pernah menyumbangkan US$ 100 juta untuk Newark Public Schools. Kemudian beberapa bulan setelah itu mereka menandatangani “The Giving Pledge” yang merupakan janji untuk menyumbangkan setidaknya setengah dari kekayaan mereka untuk amal. Pada Desember 2013, Zuckerberg menyumbangkan 18 juta saham Facebook kepada Silicon Valley Community Foundation pada nilai hampir US$ 1 miliar. Dan selama ebola menjadi virus yang menakutkan, di Oktober 2014, Zuckerberg dan Chan menyumbangkan US$ 25 juta untuk melawan epidemi di Afrika Barat. Lalu, bagi Anda apa resolusi tahun ini? (FJ)