Teknopreneur.com – Tak sedikit tabrakan kendaraan bermotor terjadi karena kantuk.  Terbukti dengan angka kecelakaan di mudik lebaran tahun lalu mencapai 3.675 kecelakaan, yang mayoritas disebabkan oleh ngantuk.

Untuk mengurangi angka kecelakaan maka dua orang mahasisa asal Universitas Surabaya, Kristiawan Manik dan Ricky Nathaniel membuat helm anti kantuk. Jika dilihat secara kasat mata, helm tersebut sama dengan helm pada umumnya. Tapi jika diperhatikan secara seksama terdapat kabel dan perangkat modular pada helm. Helm yang bernama Androsys (helm anti kantuk) ini terdiri dari tiga bagian yakni input,prosesor, dan vibrator.

Cara kerjanya ketika helm digunakan maka,bagian input akan merekam denyut nadi jika denyut nadi kurang dari normal (80 denyut/menit) yang menandakan bahwa si pengendara ngantuk maka  microcontroler akan mengeluarkan pesan yang akan disalurkan ke vibrator. Sehingga vibrator yang terdapat di kepala akan bergetar dan menghilangkan kantuk pengendara.

Inovasi helm yang pernah mendapatkan medali emas di International Invention, Innovation and Design di Universiti Teknologi Mara Malaysia ternyata awalnya pernah tidak lolos dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIMNAS) tahun 2014.