Teknopreneur.com – Dalam beberapa tahun ke depan Anda jangan heran, jika segala macam transaksi tidak lagi dilakukan secara tunai. Dikarenakan, saat ini saja pembayaran sudah mulai dilakukan secara digital, seperti Apple Pay ataupun One Touch Payment dengan memanfaatkan teknologi terkini membuat orang dapat bertransaksi lewat internet.

Akan tetapi, itu belum cukup membuktikan pasalnya 85 persen transaksi masih dilakukan secara tunai ataupun kartu kredit. Namun, Menurut data dari GSMA Intellegence dan World Population Clock, pada tahun 2014 ini pengguna mobile phone dunia mencapai 3,6 miliar user, atau setengah dari penduduk dunia yang berjumlah 7,2 miliar, sehingga bukan tidak mungkin setengah populasi dunia tersebut akan  tergiring ke dalam dunia digital payment.

Selain itu, sosial media juga telah membentuk budaya orang-orang di seluruh dunia untuk menjadi online shopper atau disebut juga belanja secara online. Jika melihat pengguna Facebook di seluruh dunia saat ini mencapai 1,3 miliar, bisa Anda bayangkan berapa potensi orang yang akan menjadi online shopper, terlebih lagi dengan semakin banyaknya situs belanja online menjadikan digital payment ini bakal marak di tahun-tahun berikutnya.

Maka dari itu, tahun 2014 merupakan titik di mana sistem pembayaran yang semakin menjadi digital. Bahkan, saat ini transaksi pun sudah mulai banyak dilakukan melalui ponsel dengan memanfaatkan teknologi yang ada untuk membuat pembayaran mobile lebih sederhana.

Meskipun begitu, tetap ada risikonya mengenai kemanan bertransaksi secara online. Untuk itu, pada tahun 2015 para perusahaan ataupun situs-situs penyedia online diposisikan agar membuat otentikasi, sehingga belanja online menjadi lebih mudah dan aman.