Teknopreneur.com – PT Pindad (Persero) yang merupakan perusahaan manufaktur di bidang pertahanan dan keamanan negara menyatakan dalam melakukan R&D (research and development) menganggarkan dana yang disesuaikan dengan rencana pengembangan yang akan dilakukan dalam tahun anggaran tersebut. Sedangkan untuk produk tertentu Pindad mendapatkan anggaran penelitian melalui kerjasama dengan institusi lainnya, seperti Ristek, Balitbang Kemhan, Dislitbanad, dll.

Hal tersebut  berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak Pindad kepada Teknopreneur.com. Pihaknya juga mengatakan, “Untuk produk yang dikembangkan sendiri, maka Pindad akan membiayai sendiri program penelitiannya.”

Lalu bagaimanakah pola insentif bagi karyawan yang melakukan sebuah inovasi? Perusahaan pun menjawab, pencapaian R&D yang sesuai dengan target di dalam RKAP, masuk dalam penilaian KPI karyawan.

Disamping itu, Pindad juga melakukan sebuah perlombaan internal yang dikenal dengan continous improvement untuk merangsang ide kreatif karyawan. Perusahaan memberikan apresiasi kepada hasil inovasi dengan menyelenggarakan  program lomba antar karyawan yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.

Hasil inovasi atau continuos improvement,  baik itu perorangan atau kelompok nantinya bakal dituangkan dalam proposal dan diuji oleh tim penguji internal perusahaan. Kemudian perusahaan dan juga setiap divisi diberikan target KPI jumlah proposal inovasi atau continous improvement setiap tahunnya.

Perusahaan pun menuturkan,“Juara inovasi atau continous improvement, nantinya akan diberikan apresiasi berupa uang tunai, sertifikat dan surat keputusan Direksi.” Dan untuk saat ini, Pindad mengaku belum menerapkan sistem royalti terhadap inovasi yang dilakukan oleh karyawan.