Teknopreneur.com –Fourth-generation technology atau lebih dikenal 4G, akhir-akhir ini sedang naik daun.  Tentunya karena 4G lebih cepat  mengakses dibandingkan dengan 3G. Sistem ini menyediakan solusi IP yang komphrensip dimana suara, data dan arus multimedia bisa sampai kepada pengguna kapan dan dimana saja dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Generasi ke empat dari jaringan nirkabel ini diprediksi  oleh pakar-pakar IT akan memiliki peluang besar di pasar Indonesia, salah satunya oleh Sapto Anggoro, Sekjen Asosiasi Jasa Penyelenggara Internet Indonesia (APJII). Menurutnya pertumbuhan ekonomi yang angkanya 5% hampir mendekati target yakni 7%. Selain itu daya beli masyarakat Indonesia diatas rata-rata, 52% melebihi negara adidaya, India dan China.  Meski penetrasi internet di Indonesia masih rendah hanya 28% namun pengguna internetnya di tahun 2013 sudah mencapai 71juta (28%)  dan diprediksi akan terus tumbuh hingga 50% di tahun 2016.

Peluang 4G pun akan semakin besar dilihat dari pengguna smartphone di Indonesia yang angkanya mencapai 24juta dari total penetrasi HP yang mencapai 52%. Dan diprediksi akan naik 50% pada tahun 2016. Maka bukan tidak mungkin jika laris 4G akan mengalahkan adiknya 3G dan 2G