Teknopreneur.com- Sebuah perusahaan makanan akan membentuk perusahaan patungan di Indonesia? Kabar ini datang  dari Brasil Food (BRF)   yang menyatakan sepakat membentuk joint venture dengan PT Indofood Suskes Makmur, dengan nilai investasi hampir US$200 juta selama tiga tahun ke depan.

BRF mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari foodprocessing-technology.com bahwa pihaknya telah menandatangani MoU dengan Indofood untuk mengeksplorasi bisnis unggas dan makanan olahan di Indonesia.

dengan kesepakatan ini, BRF akan memasuki pasar Indonesia, yang memiliki lebih dari 250 juta penduduk.

Kedua perusahaan masing-masing akan memegang 50% kepemilikan dan diharapkan dapat berinvestasi US$200 juta dalam usaha baru ini.

Indofood dianggap sebagai salah satu dari perusahaan terbesar di Indonesia dan menawarkan operasi di semua tahapan proses produksi makanan, termasuk produksi dan pengolahan bahan baku mereka. Sementara operasi bisnis BRF termasuk produk konsumen bermerek, penggilingan tepung terigu, agribisnis, distribusi, budidaya dan olahan sayuran.

Setelah bergabung, BRF akan mengambil peran dalam keahliannya di industri pengolahan makanan berbasis protein, sementara Indofood akan memberikan kontribusi akses pasar di Indonesia, yang akan membantu memberikan akses ke jaringan distribusi yang luas.

Keputusan ini sebenarnya sejalan dengan rencana globalisasi BRF dengan meningkatkan akses ke pasar lokal, memperkuat merek BRF, mendistribusikan dan memperluas portofolio produk di seluruh dunia.

Wah jika perusahaan makanan dari Brazil saja sudah mampu ekspansi ke pasar Indonesia, lalu Indonesia kapan ya mampu melakukan hal yang sama di pasar global?