Teknopreneur.com- Nanoteknologi seakan menjadi primadona di tahun 2014, lalu bagaimana dengan tahun 2015. Apakah masih sama? Menurut Ketua Masyarakat Nano Indonesia, Nurul Taufiq Nurochman perkembangan industri nanoteknologi sepertinya di tahun depan akan semakin cerah. Bisa terlihat dengan beberapa pabrik cat dan kosmetik saat ini memesan bahan baku nano dengan jumlah yang sangat besar. Hingga perusahaannya sulit memenuhinya apalagi perusahaan tersebut memintanya dengan sumber daya lokal tidak mau impor.

Sumber daya manusia yang dulu sulit dicari pun kini justru banyak yang mengantri ingin menjadi peneliti di perusahaan nano teknologi miliknya. Menurutnya dulu harus diiming-imingi dengan beasiswa dulu baru ada yang mau menjadi karyawannya.” Namun kini tidak justru seleksi semakin ketat,” kata Nurul.

Untuk mendorong industri nanoteknologi semakin maju, Nurul tak ingin bertopang dagu. Para penelitinya dipacu untuk selalu berinovasi dan beberapa disekolahkan lagi. Baik di Indonesia maupun di luar negeri. Untuk meningkatkan kemampuan nanoteknologinya. Karena memang baru sedikit orang yang mengenal lebih dalam nano teknologi.

Selain itu ia tak main-main, jika ada karyawannya berhasil menemukan inovasi yang bagus mengenai nanoteknologi maka ia tak segan-segan membagi sahamnya dan membantu mereka untuk mendirikan perusahaan. “Dengan begitu industri nano teknologi bisa terus berkembang,”katanya