Teknopreneur.com – Industri farmasi seolah tak mau ketinggalan dengan industri lainnya. Industri yang bergerak di obat-obatan ini semakin maju dengan diwajibkannya BPJS kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dengan adanya BPJS maka permintaan obat-obatan generik pun meningkat.

Pt Kalbe Farma Tbk pun kini semakin melebarkan sayapnya. Mereka tak ingin menjadi penonton dalam industri farmasi ini. Penelitian demi penelitian terus dilakukan. Saat ini Kalbe sedang berupaya mencari obat yang manjur untuk penyakit infeksi yang paling banyak di derita oleh orang Indonesia. Selain itu  sedang mengembangkan stem cell, sistem yang mengganti bagian tubuh yang telah rusak. Baru setelah itu mengembangakam obat-obatan kanker dan Jantung. 

Menurut komisaris sekaligus pendiri Kalbe, Boenjamin Setiawan, untuk memacu para karyawannya untuk berinovasi maka setiap tahun dilaksanakan pekan inovasi. Disana bukan hanya inovasi yang dipamerkan namun juga akan dipertemukan dengan 30-40 perusahaan. Sapa tahu ada yang tertarik untuk berkerja sama.

Selain itu para karyawan diberikan waktu untuk mengembangkan inovasinya jadi mereka dibebaskan tugas dalam berkerja selama tiga hingga 12 bulan. Jika inovasinya dinilai berpeluang di dunia industri dan bermanfaat besar bagi masyarakat, mereka bukan hanya diberi reward namun juga akan diberikan kesempatan untuk mendirikan perusahaan baru. Jadi anak perusahaan Kalbe Farma. “Mengapa tidak jika ternyata inovasinya berpotensi, “kata dr Boen.