Teknopreneur.com– Smartphone android murah Google  beberapa minggu mendatang akan dijual di Bangladesh, Sri Lanka, dan Nepal sebagai debutnya di pasar dunia, tiga pasar kecil tapi disebut-sebut sebagai negara dengan pertumbuhan permintaan smartphone yang cepat.

Terpilihnya tiga negara ini bukan tanpa alasan. Permintaan smartphone tumbuh 100% tahun-ke-tahun di Sri Lanka dari basis yang kecil pada kuartal ketiga, menurut CyberMedia Research. Ada sekitar 200.000 smartphone yang dikapalkan di kuartal ini. Di Bangladesh, penjualan smartphone melonjak 220% per tahun menjadi 1,6 juta unit pada kuartal ketiga.

Perusahaan ini juga mengatakan  memutuskan untuk meluncurkan ponsel di negara-negara ini karena penduduknya telah  sadar akan biaya, seperti yang dikatakan oleh Vishal Tripathi, penelitian analis utama di Gartner.

“Seperti di India, orang-orang sudah mengerti teknologi,termasuk nilai perangkat keras terpadu dan standar Android,” terangnya.

Google mengatakan telah mendaftar sejumlah hardware dan jaringan mitra di tiga negara Asia selatan, yang bersama-sama memiliki populasi lebih dari 200 juta.

Google mengatakan pada bulan September lalu memiliki sejumlah mitra untuk satu proyek Android, termasuk pembuat telepon Acer, Alcatel OneTouch, Asus, HTC, Intex, Lava, Lenovo, Panasonic dan Xolo, dan pembuat chip Qualcomm. Juga mitra India-nya Micromax, Karbonn, dan Spice, Google telah bermitra dengan Bangladesh Symphony, yang merupakan pemain besar dalam smartphone di negara tersebut.

Sementara ini, Google belum mengomentari tentang harga ponsel di tiga pasar baru. Sebelumnya Google juga telah merencanakan untuk meluncurkan produknya di Indonesia, Filipina, dan Pakistan pada akhir tahun.

 

Foto: www.gsmarena.com