Teknopreneur.com- Bandung terus berbenah. Masalah sistem kesehatan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara  mengakui bahwa layanan terintegrasi memang belum sepenuhnya berjalan di kota ini.  

Tapi setidaknya kerja Ahyani bisa dilihat dari terlaksananya  sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) di enam titik di wilayahnya yaitu UPT. Yankesmob, 3 Puskemas dan 2 RSUD Kota Bandung.

Tahun depan, ada target khusus untuk memaksimalkan program yang masih berjalan setengah manual ini (via telepon), yaitu mengkoneksikan layanan SPGDT ke 8 puskesmas, setiap rumah sakit per sub wilayah, juga bisa terkoneksi dengan PMI, Dinas Kebakaran, Kepolisian.

Ahyani mengatakan pihaknya sudah mengajukan dana untuk terealisasinya program satu tahun ini sebesar 9,5 miliar dari APBD. Dana yang tak sedikit ya? Dana ini menurut Ahyani akan digunakan untuk kebutuhan infrastruktur seperti  server, perangkat, serta melatih SDM untuk mengupdate data atau menerima panggilan antar unit.

Meski begitu, Ahyani tak menutup kemungkinan adanya kerjasama dengan pihak lain. Selain bisa menambah titik, atau juga bisa memberikan manfaat lain.

“Kita berharap program ini dapat terlaksana pada triwulan satu 2015,” ujar Ahyani.