Teknopreneur.com – Sepertinya peretasan Sony Pictures berbuntut panjang. Sudah tidak lagi individu sang hacker saja, namun sudah mengarah ke “perang” antarnegara. Ya, Korea Utara dituding dalang dari pembobolan sistem komputer Sony. Kejadian itu membuat dugaan internet Korea Utara dihantam oleh Amerika Serikat (AS).

Hal itu seperti yang pernah diutarakan oleh pemerintah AS bakal melakukan tindakan, meski tak jelas bagaimana bentuk tindakan balasan yang dimaksud. Mungkin cara itulah yang digunakan oleh AS untuk menghantam Korea Utara.Lantas, apa efeknya? Dikabarkan oleh Ubergizmo, baru-baru ini jaringan internet di Korea Utara dikabarkan mengalami gangguan hingga tak bisa diakses.

“Jaringan internet Korea Utara saat ini dalam tekanan tinggi. Penyebabnya adalah serangan DDoS terhadap router mereka,” ujar Doug Madory, direktur analisis internet di Dyn Research.

Madory juga mengungkapkan bahwa gangguan ini bisa saja disebabkan oleh maintenance yang dilakukan oleh Korea Utara. Namun melihat gangguan yang terjadi secara terus menerus, kemungkinan besar penyebabnya adalah serangan dari pihak luar.

Ia juga tak menutup kemungkinan bahwa bisa saja ada grup hacker lain yang melakukan serangan ini. Contohnya Anonymous, yang sebelumnya pernah mengancam bahwa mereka akan menyerang Korut, yang mereka sebut sebagai ‘Operation RIP North Korea’.