Teknopreneur.com – Perusahaan teknologi Samsung, baru-baru ini membuat sebuah aplikasi canggih yang ditujukan untuk anak-anak penderita autis, yang disebut dengan Look At me. Sebuah aplikasi android yang diklaim dapat membantu anak-anak belajar bagaimana mempertahankan kontak mata, terutama bagi anak autis yang mengalami kesulitan dalam hal tersebut.

Hal tersebut, seperti yang dikutip dari TechCrunch, Senin (22/12). Aplikasi tersebut diperkenalkan beberapa minggu setelah Google dan kelompok advokasi Autis mengumumkan, sebuah proyek pengembangan database terbesar di dunia, yakni diurutkan berdasarkan informasi gen dari anak yang menderita autis, kemudian akan disimpan di Google Cloud, sehingga para ilmuwan nantinya dapat mengakses data tersebut untuk kemudian diteliti.

Aplikasi yang tersedia di Google Play tersebut dikembangkan oleh dokter dan profesor dari Seoul National University Bundag Hospital dan Yonsei University Departemen Psikologi. Look At Me menggunakan foto wajah dan serangkaian permaianan untuk membantu anak-anak membaca  emosi dan berkomunikasi dengan orang lain.

Sebelumnya, tim Look At Me melakukan uji coba klinis dengan 20 anak-anak penderita autis selama delapan minggu. Dan ternyata, 60% dari anak-anak yang diuji menunjukkan perbaikan kontak mata.

Sementara inisiatif ini, masih memberikan banyak PR bagi Samsung, karena gangguan spectrum austisme masih belum dapat dipahami dengan benar. Sesungguhnya, Microsoft telah menawarkan cakupan untuk analisis perilaku terapan tersebut  terhadap anak karyawannya sejak tahun 2001.