Teknopreneur.com- Indonesia nampaknya tak bisa dianggap pasar yang sepele. Indonesia sepertinya menjadi target market yang cukup menggiurkan bagi industri elektronik. Lihat saja beberapa industri yang malakukan perluasan pabrik baru seperti PT Sharp Electronics Indonesia dengan nilai investasi Rp. 1,2 triliun berlokasi di Cikarang yang telah memasuki tahap akhir.

Selain itu ada PT Samsung yang melakukan perluasan dengan nilai investasi RP. 2,1 triliun. PT LG Electronics dengan nilai investasi Rp. 220 milyar di Tangerang.

Lalu bagaimana dengan industri telematika? Untuk mendukung perkembangan industri telematika khususnya industri konten (software, animasi, games) Kementerian Perindustrian mengaku akan memperkuat pusat-pusat pengembangan industri konten di beberapa daerah potensial antara lain Semarang, Bali, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

Pusat pengembangan tersebut diharapkan akan membantu lulusan sekolah atau perguruan tinggi bidang telematika untuk menjadi wirausaha-wirausaha baru di bidang software, animasi, dan games. Wah, nampaknya industri digital mulai diperhatikan oleh Pemerintah. Meski  sedikit terlambat ya.