Teknopreneur.com – Isu tentang cyber army kian menghangat. Pasalnya, saat ini sudah banyak kejadian-kejadian peretasan website pemerintahan maupun perusahaan. Lalu, bagaimana dengan sikap Indonesia? Perlukah negeri ini membuat cyber army secara resmi? Menurut Direktur Keamanan Informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Aidil Chendramata, cyber army di sebuah negeri memang diperlukan untuk menjaga keamanan informasi.

“Penting sekali. Sebab tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri soal ini. Kita perlu komunitas yang mau dan concern menjaga kedaulatan informasi dari serangan peretas,” katanya saat diwawancarai teknopreneur.com di acara Mobile Development Gathering (MDG) 2014, (Sabtu, 20/12).

Dia melanjutkan, saat ini pemerintah sudah melakukan kerjasama dengan berbagai komunitas yang fokus pada persoalan tersebut. Meski begitu, sayangnya bentuk support pemerintah terhadap cyber army masih diakuinya sebagai bentuk menjalin hubungan dengan komunitas, misalnya saja kerjasama dengan komunitas melakukan acara Indonesia Security Conference. Hal ini tentu saja belum terlalu spesifik membahas hal-hal yang harus dilakukan pemerintah dengan komunitas tersebut. “Kita support dalam bentuk acara. Misalnya saja mengadakan konferensi. Kita menyiapkan pembicara dari Kementerian,” ungkapnya.