Teknopreneur.com- Kementerian Perindustrian  memproyeksikan pertumbuhan industri non migas tahun 2015 dapat mencapai 6,1%, akan naik dari angka 5,30% dari periode September 2014 lalu.

Cabang industri yang diperkirakan akan tetap tumbuh tinggi antara lain industri makanan, minuman, dan tembakau, industri alat angkut, mesin dan peralatan, serta industri barang kayu dan hasil hutan lainnya.

Dengan pertumbuhan industri yang tinggi ini, Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan akan melaksanakan tiga program prioritas.

Pertama, pengembangan perwilayahan industri melalui pembangunan 13 kawasan industri di luar pulau Jawa serra pembangunan 22 sentra industri kecil dan menengah (IKM) di luar pulau Jawa.

Kedua, penumbuhan populasi industri skala besar sedang sebanyak 9.000 unit usaha dan 20.000 unit usaha industri kecil melalui program hilirisasi hasil tambang ke produk dan jasa industri, hilirisasi produk-produk pertanian menjadi produk  agroindustri, industri barang modal dan industri padata kaeya serta pembinaan IKM agar terintegrasi dengan industri pemegang merk.

Program ketiga adalah peningkatan daya saing dan produltivitas melalui peningkatan efesiensi teknis penibgkatan penfuasaan iptek/ inovasi, peningkatan penguasaan dqn pelaksanaan pengembangan produk baru serta peningkatan kualitas SDM dan akses ke sumber pembiayaan.