Teknopreneur.com- Bersamaan dengan kesiapan Intel pada keseruan yang akan terjadi di tahun depan tentang innovasi IT dan kemampuan baru yang akan mempercanggih dunia disekitar kita, Intel dan Eksekutifnya menekankan beberapa tren kunci dan prediksi untuk setahun ke depan. Apa saja prediksinya?

1. Membangun Era of Integration

Perkembangan arus teknologi dan komputasi telah merubah dunia dalam perkembangan terakhir yang belum pernah terjadi sebelumnya. Intel meyakini bahwa kini orang-orang tidak lagi hidup dengan hanya memiliki satu perangkat dan berpaku pada konektivitas dasar. Zaman telah berubah, semua orang ingin menggunakan beberapa perangkat, seperti wearable, smartphone, tablet dan PC, secara mudah dan secara otomatis terhubung ke semua perangkat, yang berarti bahwa tahun depan kita akan memasuki era of integration.

Brian David Johnson, Intel Futurist mengatakan bahwa saat ini manusia berada di dalam dunia penuh dengan screen dalam kebesaran dunia komputasi. Di tahun 2015 ia menyebutkan kita akan melihat zaman baru pada dunia komputasi – zaman ‘non-screen’, dimana perangkat komputasi akan berada didalam benda-benda di sekitar manusia, seperti GPS Watches dan perangkat rumah yang saling terhubung melalui internet. Sebagai konsumer, kita akan menangkap data ini dan memindahkan ke dalam sebuah platformberlayar untuk menganalisa dan mengatur benda-benda tersebut.

“Dalam perjalanan menuju Era of Integration, perangkat kita akan semakin pintar untuk mendukung produktivitas kita dalam era baru ini. Kita akan melihat kecanggihan baru, dari layar lipat bertenaga rendah, dan ringan, pilihan terjangkau yang akan secara otomatis dapat saling berbicara dengan benda lainnya yang terhubung satu sama lain.

Hermann Eul, Vice President and General Manager, Mobile and Communication Group at Intel mengatakanketika berhadapan dengan perangkat mobile, kita akan melihat sebuah peningkatan jumlah perangkat yang saling berinteraksi satu sama lain. Dari aplikasi smartphones yang mengendalikan perangkat eloktronik sampai dunia kesehatan.

“Wireless charging masih pada tahap awal dan akan tersedia pada high-end platform sebagai pembeda. Tempat-tempat seperti coffee shop akan mulai menawarkan zona  wireless charging sebagai tambahan untuk para konsumernya. Hal ini belum akan menjadi hal yang mainstreamtahun depan, tapi akan terjadi evolusi untuk konsep ini.”

2. Kelanjutan Zaman Internet of Things

Ketika berbicara tentang internet of things, bayangkan bahwa ada milyaran perangkat yang saling terhubung satu sama lain, mulai dari chip berukuran mikro hingga mesin sebesar gajah yang akan saling berinteraksi satu sama lain. Tahun depan diprediksi dunia IoT tumbuh pada kecepatan yang menakjubkan. Temuan terbaru IDC, memprediksikan pasar IoT akan berkembang hingga US$ 7.1 Triliun pada tahun 2020, meningkat dari US$ 1.9 triliun di 2013. IoT tak bisa dipisahkan oleh era of integration karena selagi kita menuju era ini di tahun 2015, IoT akan menjadi salah satu kendaraan menuju kesana.

Douglas Fisher, Vice President and General Manager, Software and Services Group at Intel  mengatakanIoT akan relevan terhadap semua segmen dari industri , perangkat wearable, smart homes, otomotif dan lainnya yang mulai terhubung satu sama lain. Kunci untuk mempercepat perkembangan IoT akan tergantung pada industri yang menjelaskan keuntungan dari IoT dan di saat yang bersamaan menjawab keraguan akan privasi dan keamanan pengguna.

Fisher melanjutkan seiring dengan Era of Integration, IoT akan banyak meberikan banyak manfaat pada banyak hal; meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari, meningkatkan efesiensi kinerja pemerintah, mengubah bisnis dan menaikan angka produksi. Dan secara instan, kegunaan IoT di pabrik Intel Malaysia telah mengurangi biaya pengeluaran sebesar US$ 9 Juta.

Satu lagi prediksi tentang internet of things bersumber dari Philip Cronin, director, Regional Sales Organization, Intel AsiaPacific and Japan  yang mengatakan dengan bertambahnya perangkat yang saling terhubung di pasar, pemerintah mungkin akan mulai bertanya dengan perangkat yang saling terhubung tentang apa yang bisa mereka lakukan, dan kemudian mereka akan berpikir tentang pengembangan smart systems termasuk smart cities, dan memanfaatkan hal tersebut untuk meningkatkan pelayanan publik.