Teknopreneur.com- Berbagai pencapaian Intel sepanjang tahun 2014 disebut-sebut sebagai The Year of Mobility. Kenapa?

Hermawan Sutanto, Marketing Director Intel Indonesia punya jawabannya.  Di awal tahun 2014, Intel memutuskan berinovasi untuk membuat prosesor yang memiliki performa tinggi dan rendah daya untuk ditanamkan dalam perangkat mobile. Padahal selama ini Intel dikenal lewat bisnis PC dan server.

Inovasi ini diambil lantaran trend yang terjadi di indonesia memperlihatkan tingginya kebutuhan akan perangkat mobile. Hermawan menjelaskan jika meilihat apa yang terjadi di tahun 2014 selain pemilu dan terpilihnya presiden baru, tahun 2014 adalah tahun mobility. Dimana di saat pesta rakyat digelar, disadari atau tidak, semua tangan ternyata membawa mobile device.

Tak heran meski terbilang baru memulainya di tahun 2014, bisa dilihat hasilnya sekarang. Dalam waktu kurang dari 1 tahun Intel mampu bergerak dari posisi delapan menjadi nomor dua dari segi penjualan tablet berbasis prosesor Intel di Indonesia menurut IDC Indonesia Quarterly Tablet Tracker Q3-2014.

“Kuartal I, kita peringkat 8, di Quartal II naik menjadi peringkat 7, hingga akhirya di kuartal 3, kita menjadi peringkat 2 di Indonesia,” tambah Marketing Director Intel Indonesia ini.