Teknopreneur.com – Menurut President Director Teradata, Erwin Z. Achir, data di waktu ini sekarang begitu melimpah dengan mobilitas. “Bagi kami big data merupakan hal yang biasa, karena kami sudah lama berkecimpung dalam dunia,”ucapnya.

Dirinya pun mengungkapkan, yang menjadi tantangan untuk implementasi big data adalah aspek legalitas. “Bagaimana data yang begitu banyak dapat di share, kalau aspek legalnya tidak diperhatikan,”ujarnya.

Menanggapi hal itu, Chief Solution Architect Teradata, Fajar Muharandy menyatakan, Industri itu sudah mulai sadar analisis data tidak hanya untuk melihat transaction data saja, tetapi juga industri sudah mulai mencari tahu apa yang dilakukan oleh customer sebelum memberikan keputusan.

Lebih lanjut ia pun menuturkan, big data terbagi dalam tiga kelompok, yakni transactions (tradisional), Interactions (emails, tweets, blogs), dan Observations. Kemudian ia menambahkan, “Analisis big data bukan hanya akan memberikan jawaban atas pertanyaan industri terhadap konsumennya, bahkan untuk mengetahui apa yang mungkin belum menjadi pertanyaan bagi para industri.” (FJ)

Reporter: Agung