Teknopreneur.com – Banyak orang yang dulu rajin langganan koran atau majalah kini justru lebih mengandalkan media online. Dan tak sedikit media cetak sudah beralih ke digital. Benarkah media cetak akan benar-benar mati? Akankah media cetak sekali lagi mampu menunjukkan adaptasinya seperti saat televisi dan radio hadir, dan menantang dominasi media cetak?  Pola baca masyarakat memang sudah mulai berubah. Informasi kini tak sekedar hadir di media massa saja.

Dikutip dari majalah Teknopreneur Sekertaris Jenderal Serikat Perusahaan Pers, Ahmad Djauhar menerangkan ada kecenderungan untuk menjadikan informasi yang beredar di jejaring sosial sebagai sumber berita, meskipun tidak valid. Kecenderungan orang untuk hanya mengetahui kulit luar atau mendalami suatu masalah akan menentukan hidup dan mati media cetak.

Namun sejatinya, karakteristik media cetak dan digital serta online memang sangat berbeda. Media online dan situs jejaring sosial jelas hanya menawarkan kecepatan dan variasi berita. Tapi bagi mereka yang haus akan informasi yang mendalam tentu akan mencari informasi lebih dari media lainnya. Sementara media cetak menawarkan analisis berita yang lebih mendalam.