Teknopreneur.com – Seeo, sebuah perusahaan dari Hayward Unified School District, yang berbasis di California, tengah mengembangkan baterai lithium berbahan polymer, telah memperoleh dana senilai US$17 juta dari Samsung Ventures. Itu berarti, sejauh ini total dana yang telah dikumpulkan mencapai US$40 juta yang juga merupakan pastisipasi dari Khosla Ventures dan GSR Ventures.

Hal tersebut, seperti yang dilansir dari laman TechCrunch, Selasa (9/12). Seeo mengklaim baterai Litium yang sedang mereka kembangkan tidak mudah terbakar, karena terbuat dari elektrolit polymer yang disebut DryLyte ini, berbeda dari baterai Lithium-ion pada umumnya.

Perusahaan mengatakan,“Ukuran baterai tersebut lebih kecil, tetapi memiliki kinerja yang sama terlepas dari kondisi luar, seperti suhu.” Perusahaan tersebut, saat ini juga tengah mengembangkan baterai untuk kendaraan listrik dan hybrid, jaringan listrik, serta infrastruktur telekomunikasi, seperti pusat data dan benda elektronik konsumen.

Ini bukan yang pertama bagi Samsung Ventures dalam investasi pengembangan clean-tech. Perlu diktehui pada awal tahun ini, perusahaan investasi Samsung Group tersebut telah  menggelontorkan dana sebesar US$37 juta untuk Distech Controls, sebagai perusahaan teknologi yang mengelola efisiensi energi di gedung-gedung.

Hal itu, Samsung Group lakukan dimulai semenjak investasi dalam mengembangkan benda untuk  industry elektrosik konsumen. Sehingga investasi pada perusahaan-perusahaan  tersebut, kemungkinan bakal memberikan akses untuk perangkat yang lebih murah dan lebih ramah lingkungan nantinya.