Teknopreneur.com – Genderang masyarakat ekonomi asean (MEA) semakin dekat. Pertarungan perdagangan antarnegara sudah tak bisa dibendung nantinya. Ibarat kata, siapa yang kuat maka ia menang, sebaliknya siapa yang lemah bersiap untuk tersungkur. Apakah memang MEA sebegitu mengerikannya? Mungkin bisa iya ataupun tidak, tergantung bagaimana kesiapan sebuah negara.

Menurut staf ahli menteri perdagangan, Sondang Anggraeni, ada empat pilar yang akan diterapkan ketika MEA yakni Single Market, Competitive Economic Region, Equitable Economic Development, dan Integration Into the Global Economy.

“Competitive Economic bagi kami yang terpenting. Sebab, di dalamnya ada kebijakan yang kompetitif, proteksi terhadap konsumen, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pengembangan infrastruktur, pajak, dan e-commerce,” kata dia dalam pemaparannya di acara Diskusi Panel Angkat Daya Saing melalui Inovasi di Jakarta, (Rabu, 10/12).

Untuk itu, kata dia, diperlukan faktor pendukung lainnya yakni daya saing sumber daya manusia. “Ini juga penting untuk mempersiapkan MEA di akhir 2015,” paparnya.