Teknopreneur.com – Semua mobil baru di Eropa Pada Maret 2018, bakal dipasangkan sistem panggilan darurat yang disebut dengan eCall . Dimana sistem darurat itu, telah di setujui oleh pemerintahan di negara-negara Eropa.

Hal  tersebut, seperti yang dikutip dari BBC, Kamis (4/12). Sistem  keamanan yang nantinya akan mengirim sebuah panggilan otomatis ke layanan darurat, jika terjadi kecelakaan.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan, bahwa sistem panggilan darurat tersebut sangatlah dibutuhkan untuk memperoleh pertolongan dengan cepat, terutama bagi pengendara yang mengalami kecelakaan dan berada di kawasan pedesaan.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif dari Dewan Keselamatan Transportasi Eropa,  Antonio Avenoso memberikan sambutan positif atas inisiatif tersebut. “Mendapatkan layanan darurat dengan cepat, apabila terjadi kecelakaan sangatlah penting untuk mencegah kematian. Jadi, teknologi tersebut kemungkinan besar dapat menyelamatkan banyak jiwa,”katanya.

Namun, ia menyayangkan, sistem panggilan darurat itu, baru akan dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan. Hal itu disebabkan, belum adanya undang-undang ataupun peraturan yang mewajibkan kendaraan untuk menggunakan sistem panggilan darurat tersebut.

Dikarenakan, usulan yang telah menjadi wacana sejak tahun 2012 itu, terus saja tertunda karena berbagai alasan, termasuk masalah privasi. Kemudian ia menyatakan,“Alhasil, kesempatan untuk meningkatkan keselamatan pengendara dalam waktu dekat  pun menjadi hilang, karena masih harus menunggu keputusan parlemen Eropa.”

Berdasarkan sebuah kesepakatan baru, sistem darurat yang disebut sebagai eCall itu, nantinya mencakup data dasar saja, seperti jenis kendaraan, bahan bakar yang digunakan, dan lokasi saat terjadi kecelakaan.