Teknopreneur.com – Beberapa waktu yang lalu, bauran energi kembali disinggung. Bahkan, tahun depan pemerintah dikabarkan akan berusaha untuk mengoptimalkan hal tersebut. Apakah hal itu bisa terjadi?

Pengamat energi, Iwan Ratman menilai program pemerintah tentang bauran energi bisa tercapai asal energi terbarukan yang potensial dioptimalkan.

“Bisa tercapai kalau program percepatan proyek geothermal dilaksanakan. Jadi proporsi 17 persen dapat dicapai pada tahun 2025,” ungkap Iwan saat dihubungi teknopreneur.com.

Kebijakan ini sebetulnya telah tertuang dalam peraturan presiden (Perpres) No 5 tahun 2006. Perpres ini mengatur tentang kebijakan energi nasional harus segera dilaksanakan oleh pemerintah untuk mengurangi ketergantungan sumber energi fosil.

Target pertama, 2025 nanti, peran energi baru dan terbarukan paling sedikit harus mencapai 23 persen dari total konsumsi energi nasional dan pada 2050 paling sedikit naik menjadi 31 persen.

Yang kedua, pada 2025 peran minyak bumi harus diturunkan pada level 25 persen. Bahkan akan tetap diturunkan hingga 20 persen pada tahun 2050. Ketiga, pada 2025 peran batubara harus mencapai minimal 30 persen, dan pada 2050 minimal 25 persen. Keempat pada 2025 peran gas bumi harus naik menjadi 22 persen, dan di 2050 naik kembali minimal 24 persen.