Teknopreneur.com – Jika dibandingkan dengan Jepang, Indonesia tentu masih kalah baik dalam tingkat kemajuan teknologi maupun kebutuhan energi. Negeri matahari itu mendapat peringkat ke dua yang membutuhkan energi terbanyak.

 “Jepang pun pernah mengimpor bahan bakar minyak hingga mencapai 100C% Namun mengapa kini Jepang tak pusing lagi akan kebutuhan bbm? Padahal Jepang hampir tidak memiliki sumber daya alam, 80% kebutuhannya diimpor dari negara luar,”terang Dr Den Koyama,Chief Economist and Managing Directour Institute of Energy Economyc Jepang.

 Kuncinya Jepang menerapkan kebijakan untuk pasokan energinya. Jepang mempertahankan kestabilan pasokannya melalui energy mix yang optimal. Jepang juga mengurangi emisi gas rumah kaca yang ditetapkan dalam Protokol Kyoto tentang Penghentian Pemanasan Global (COP-3). Jepang juga memutuskan emisis gas rumah kaca pada tahun 2010 menjadi -6% dari nilai pada tahun 1990 dengan melakukan pergesaran energi yang sedikit melepaskan karbon.

 “Itulah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Jepang, namun sayangnya pemerintah Indonesia tak memiliki kebijakan itu. Itulah yang harus dipikirkan oleh pemerintah Indonesia,” kata Darmawan Prasodjo, Analisis Ekonomi Energi. (FJ)