Teknopreneur.com – Menurut Ketua Divisi Pakan Ikan Gabungan Pengusaha Makan Ternak (GPMT) Denny D. Indradjaja mengungkapkan alasan mengapa penggunaan impor pakan tersebut lumayan besar dari luar negeri, sebab sudah mendapatkan sertifikasi dari IFFO.

Hal ini, seperti yang dikutip teknopreneur.com dari bisnis.com (Kamis, 4/12), supaya ada penambahan penggunaan tepung ikan dalam negeri khususnya dari ikan lemuru. Oleh sebab itulah, para pelaku usaha pakan ikan mendorong supaya pemerintah mempercepat  proses perolehan sertifikasi dari IFFO (International Fishmeal and Fish Oil).

Kata dia, nantinya dorongan untuk sertifikasi ini berdampak positif terhadap persediaan bahan baku industri. Terlebih, adanya moratorium perizinan kapal.

Ia melanjutkan, pada tahun lalu saja produksi pakan ikan sebesar 1,1 juta ton. Sementara, total produksi itu dibutuhkan tepung ikan sebesar 100.000 ton yang 75.000 tonnya diperoleh dari impor.