Teknopreneur.com- Dulu Yahoo boleh menjadi search engine andalan saat mencari sesuatu di internet, tapi sekarang pamornya kalah oleh dibanding Google dan Bing. Namun tak ingin menyerah begitu saja, Yahoo berusaha menaikan lagi pamornya dengan bekerjasama dengan Mozilla selama lima tahun. Melalui kerjasama ini Yahoo akan menjadi search engine default di setiap browser Mozilla di Amerika Serikat untuk memberi pengalaman berselancar dengan search engine lokal. Saat ini, search enggine di sana ternyata didominasi Google. Selain Yahoo, Mozilla juga bekerja sama di beberapa negara seperti  Yandex untuk Rusia, dan Baidu di China.

Sejak 2004, browser Mozilla telah menggunakan mesin pencari Google sebagai mesin pencari utamanya. Dan awal Desember ini, ketika pengguna di AS membuka browser Mozilla Firefox tidak akan ada lagi logo Google pada kolom pencarian secara default tapi pengguna akan menemukan logo Yahoo pada bagian tersebut.

Namun meski dengan adanya kerjasama ini, pengguna tetap bisa mengubah mesin pencari favorit mereka sebagai mesin pencari defaulth secara manual, apakah itu menggunakan Google, Bing,eBay, atau Amazon.

Menanggapi kerjasama ini, Marissa Mayer, CEO Yahoo menuliskan melalui yahoo.tumblr.com mengaku optimis ini akan menjadi jalan untuk memeperluas jangkauan Yahoo dalam pencarian dan memberikan mereka kesempatan untuk bekerja lebih erat dengan Mozilla dalam menemukan cara untuk berinovasi dalam pencaraian, komunikasi, dan konten digital. ia juga membocorkan informasi bahwa tampilan baru ini dapat dinikmati seluruh pengguna internet awal 2015 mendatang. (FJ)

 

Foto: www.trenologi.com