Teknopreneur.com – Rasanya pasar ponsel negeri ini memang besar. Riset dari GFK, pasar ponsel Indonesia tahun 2015 bakal diprediksi masuk tiga besar dunia di bawah China dan India. Tentu saja selain, Microsoft ikut bertarung di lini bawah melalui Nokia-nya, Xiaomi pun demikian. Xiaomi dikabarkan sudah menyiapkan strategi meluncurkan produk di Indonesia sejak September lalu.

Wall Street Journal melaporkan, dalam rentang waktu tiga bulan, penjualan ponsel Xiaomi menembus angka 100.000 unit. Untuk diketahui, Xiaomi masuk Indonesia dengan menyasar pasar menengah kisaran harga Rp 1,5 juta per unit.

Angka penjualan Xiaomi pantas bikin khawatir produsen ponsel menengah Indonesia. Apalagi, Xiaomi terbilang merek baru di Indonesia. Produsen ponsel yang terganggu dengan Xiaomi ini tentulah produsen ponsel menengah produksi lokal. Akankah Xiaomi mengancam?