Teknopreneur.com-Meski e-Commerce sudah dimulai sejak tahun 1979 lalu, namun di Indonesia masuknya e-Commerce baru dimulai di tahun 1999. Namun jangan dikira Indonesia ketinggalan, Indonesia justru menduduki peringkat kedua setelah negeri Tirai Bambu, Cina. Dan pertumbuhannya semakin booming dengan dengan ramainya media sosial di Indonesia.  

Jika dibandingkan dengan negara tirai bambu Indonesia memang masih kalah, namun potensi Indonesia tetap menjadi primadona bagi para Venture Capital seperti Mountain SEA Ventures, CyberAgent, East Ventures, IdeaSource, GREE Ventures sudah menanamkan modal ke perusahaan e-commerce di Indonesia misalnya saja Lazada, Zalora, Tokopedia, Bilna, Bukalapak, Saqina, VIP Plaza, dan lainnya.

Berdasarkan data dari UBS  pendapatan penjualan  ritel e-Commerce di tahun 2013 menghasilkan dana hingga US$100,2 miliar, tertinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya. Peringkat kedua dipegang oleh Malaysia dengan pendapatan mencapai US$94,4 miliar. Dan yang terakhir dipegang oleh Singapura.