Teknopreneur.com – Menurut laporan terbaru perusahaannya,  saham Candy Crush terus mengalami penurunan hingga 17%. Keadaan yang mendesak, membuat pemegang saham terbesar kedua di perusahaan game online itu, akhirnya memutuskan untuk melepaskan posisi penting dari perusahaan yang telah membesarkan namanya tersebut.

Hal itu, seperti yang dikutip dari BBC, Kamis (27/11). Ketika dikonfirmasi alasan pelepasan jabatan tersebut, Melvyn Morris hanya menjawab, “Mundur karena alasan pribadi.”

Menanggapi hal itu, Kepala Eksekutif Game Candy Crush, Riccardo Zacconi menuturkan,“Kami berharap Mr Morris dapat bergabung kembali lagi nantinya dan dapat bekerja sama dengan Gerhard Florin sebagai penggantinya saat ini.”

Kemudian perusahaan pun menyatakan bahwa Gerhard telah memiliki pengalaman selama lebih dari 20 tahun di Industri, baik di produsen game terkemuka Electronic Arts (EA) maupun label musik BMG.

Sebagaimana kita ketahui, pasar game mobile sangatlah kompetitif. Perusahaan Candy Crush Saga, melaporkan pendapatannya pada kuartal ketiga tahun ini mengalami penurunan menjadi US$514,4 juta, jika dibandingkan pada periode sama tahun lalu yang mencapai US$621.2 juta.