Teknopreneur.com – Kehadiran inkubator perannya sangat penting bagi startup karena sangat rentan pada kebangkrutan terutama pada fase startup. Karena pada fase ini, ibarat seperti bayi yang masih premature yang mesti mendapat perlakuan khusus.

“Sayangnya tak semua proses inkubasi berhasil,” kata Ir Moh Hamdani,Program Director Incubator Technology Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Contohnya saja inkubasi yang dilakukan oleh Incubator Technology BPPT. Ada 60 peneliti yang memiliki invensi yang berbeda. Saat mereka mendaftar, invensinya sepertinya meyakinkan namun saat beberapa kali dilakukan inkubasi akhirnya hanya dapat 15 invensi yang benar-benar bisa diterjunkan ke pasaran.

Mengapa bisa seperti itu, karena kebanayak invensi yang dihasilkan ternyata tak dibutuhkan industri. Teknologinya bagus, namun terlalu rumit untuk diaplikasikan. Kebanyakan peneliti kerjanya hanya meneliti saja hingga penelitiannya banyak tapi tak mengerti apa yang sebenarnya dibutuhkan. Akhirnya penelitannya hanya tersimpan begitu saja. “Buatlah invensi yang sederhana namun mudah dibutuhkan dan mudah diterapkan,”tambahnya. (FJ)